Kau tegur aku,
Sebagai implementasi dari sayangmu padaku.
Namun ku sering kali tak mengacuhkan teguranmu.
Lalu kau cubit aku,
Akupun marah dan memprotesmu,
Meski sebenarnya itu bentuk dari sayangmu, upayamu memperbaikiku
Kaupun akhirnya diam,
Lalu ku sadari aku keliru menilaimu
Maka, maafkanlah aku yang tak bisa mengertikan lakumu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar