Mendung mendera langit pagiku
Awan bergerombol menggugus menghitam
Redup menjelma gelap
Hanya menanti waktu rintik menyapa bumi
Bayu meliuk-liuk di lorong sempit kehidupan
Alam mulai mengaduh, dalam jelma guntur menggelegar
Resah dan gundah menyapa tempat pijakku
"Hai langit, serahkan apa yang hendak kau limpahkan, dalam batas kemampuanku menerimanya", bisik bumi.
Awan bergerombol menggugus menghitam
Redup menjelma gelap
Hanya menanti waktu rintik menyapa bumi
Bayu meliuk-liuk di lorong sempit kehidupan
Alam mulai mengaduh, dalam jelma guntur menggelegar
Resah dan gundah menyapa tempat pijakku
"Hai langit, serahkan apa yang hendak kau limpahkan, dalam batas kemampuanku menerimanya", bisik bumi.
(di keremangan pagi, dalam mendung yang kian menjadi, Tangerang 07 Mei 2012)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar