Dalam pijak lirih lalui jalan berkelok
Ku menujumu, dalam segenap rayu yang tak ku urai padamu
Coba gapaimu yang sedia menyambut datangku
Berlari ku mengejar engkau yang terdiam,
Semakin kencang gerakku, kala waktu kian memburu
Jauh rasaku dari tempatmu bertahta
Cintaku menjauh
Rasaku dalam penuh keluh
Menceritakan kesah yang tak terkisah
(dalam gundah yang menyergap, Duren sawit, 3 Mei 2012)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar