Terkadang,
Sesuatu hal harus tidak seperti apa yang kita mau dan kehendaki
Agar sesuatu itu menjadi Ibrah buat kehidupan kita di masa mendatang
Kita belajar tentang keindahan dari adanya rasa sakit dan kekecewaan.
Selama kita tidak pernah kecewa, maka kita tidak akan pernah tahu betapa nikmatnya suatu hal.
Kecewa, bahagia, sedih, senang, duka dan suka hanyalah persepsi dari suatu moment.
Semuanya tergantung dari pemaknaan yang tercipta dari diri sendiri.
Apakah kita akan melabeli suatu hal sebagai kebaahagiaan
Atau kita lebih suka melabeli suatu hal sebagai nestapa yang harus diratapi?
Yang diperlukan sebenarnya hanya satu hal, PEMAKNAAN
Minggu, 07 Oktober 2012
PEMAKNAAN
Labels:
Opini
Posting di:
Tanah Tinggi, Tangerang 15119, Indonesia
Selasa, 02 Oktober 2012
Tersesat
Ku kembangkan layar
Membentang membelah cakrawala
Ku coba jelajahi samudera cinta,
Namun ku tersesat
Kehilangan arah patah kemudi
Semakin jauh ku dari tepian
Semakin jauh ku memijak bumi
Dalam gumpalan kabut tebal,
Ku berlayar mencari sebuah pelabuhan
Ku buta,
Tak tahu arah mana yang harus ku tuju
Membentang membelah cakrawala
Ku coba jelajahi samudera cinta,
Namun ku tersesat
Kehilangan arah patah kemudi
Semakin jauh ku dari tepian
Semakin jauh ku memijak bumi
Dalam gumpalan kabut tebal,
Ku berlayar mencari sebuah pelabuhan
Ku buta,
Tak tahu arah mana yang harus ku tuju
Langganan:
Komentar (Atom)